Home / Berita / Rui Costa: Piatek Bukan Sheva

Rui Costa: Piatek Bukan Sheva

 

Salah satu legenda AC Milan Rui Costa menegaskan Krzysztof Piatek bukanlah Andriy Shevchenko namun keduanya sama-sama striker hebat dan tajam.

Piatek baru gabung ke Milan pada tengah musim 2018-19 ini. Ia didatangkan dari sesama klub Serie A, Genoa.

Pemain berusia 23 tahun itu tidak butuh waktu lama untuk bisa beradaptasi di Milan. Ia langsung mengemas gol di laga keduanya.

Ia sudah tampil bersama Milan sebanyak 10 kali di semua ajang kompetisi. Dan sejauh ini ia telah menyumbangkan delapan buah gol.

Bukan Sheva

Ketajaman pria asal Polandia ini langsung memikat fans Milan. Dan mereka pun langsung teringat sosok legenda mereka asal Ukraina dahulu, Shevchenko.

Namun Costa menegaskan bahwa Piatek bukanlah Sheva. Jadi kurang tepat jika membandingkan keduanya.

Meski demikian, ia menyebut bahwa keduanya sama-sama hebat. Keduanya juga bisa memberikan solusi atas masalah yang dihadapi Milan di lini serang.

“Piatek bukan Sheva atau orang lain. Akan tetapi ia membawa solusi berbeda untuk serangan Milan dan menyelesaikan banyak masalah,” tuturnya pada Gazzetta dello Sport. “Saya cukup beruntung untuk bermain dengan striker hebat dan saya bisa mengatakan bahwa bermain dengan mereka menenangkan saraf Anda,” sambung Costa.

“Anda tahu bahwa dalam diri Sheva, Kaka atau Inzaghi, Anda memiliki rekan satu tim yang, cepat atau lambat, akan membuat laga berakhir karena salah satu dari mereka akan mencetak gol,” serunya.

“Piatek bukan Sheva atau Inzaghi. Tapi ia mencetak gol dan memecahkan masalah,” tegasnya.

Pewaris Sah

Shevchenko sebelumya mengakui ikut terkesan dengan ketajaman yang ditunjukkan Piatek. Ia pun tak ragu untuk menyebutnya sebagai pewarisnya di San Siro.

“Ia ahli waris saya,” seru pria yang akrab disapa Sheva itu kepada Sport Mediaset.

“Ia memiliki naluri luar biasa di depan gawang dan mencetak gol dari seorang striker yang hebat,” sambungnya.

“Ia menembak dengan baik dengan kedua kakinya dan bagus dengan kepalanya. Ia banyak membantu Milan,” pujinya.

About asiagol

Check Also

BPBD Pacitan: 49 Desa Mengalami Kekeringan

Kekeringan di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur meluas pada musim kemarau2019. Sekitar 49 desa di kabupaten pesisir pantai ...